Biografi Solihin GP : empat zaman sang pengabdi
03 cover mang ihin baru
Print on Demand -

Biografi Solihin GP : empat zaman sang pengabdi

0.0/5
| Print on Demand
| 
| In Stock
Tersedia dalam format:
ISBN:
978-602-6242-29-7
Kategori:
Tahun Terbit:
2015
Penerbit:
Bahasa:
Indonesia

Perjalanan hidup seseorang tidak bisa diulang, termasuk perjalanan hidup Solihin GP, dan karenanya Penerbit memiliki kepentingan “merekonstruksi” perjalanan hidup Mang Ihin, begitu biasanya kami memanggil tokoh nasional itu, sembari mencoba menggairahkan budaya literasi di tengah kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar “menonton”. Rekonstruksi perjalahan hidup Mang Ihin menjadi relevan terutama karena beliau merupakan salah seorang anak bangsa yang diberi kesempatan hidup oleh Tuhan di empat zaman: Zaman kolonial, Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi. Tentu saja di masing-masing zaman, Mang Ihin memiliki peran yang cukup strategis, dengan tetap konsisten: Tegas, sederhana, berani serta api pengabdiannya bagi bangsa dan negara terus menyala. Oleh karena itu, dalam keterbatasannya, Penerbit mencoba merajut kembali serpihan-serpihan nilai perjuangan Mang Ihin agar parapembaca sekalian dapat menjelajahi arti penting mengabdi dan berkarya di dalam upaya mewujudkan mimpi bersama diproklamasikannya sebuah negara yang bernama Indonesia. Tentu saja, sebagai manusia biasa, dalam pandangan Penerbit, Mang Ihin merupakan sosok yang sempurna dan kesempurnaan Mang Ihin ditunjukan sendiri oleh beliau dimana setiap gagasan dan perjalannya selalu ada plus-minusnya. Kesempurnaan manusia biasa menang demikian, yakni selalu ada nilai plus dan kadang terselip nilai minus, tinggal dari sisi mana para pembaca akan melihatnya. Akan tetapi, justru nilai obyektivitas sebuah biografi ada pada harmoni plusminus-nya, dan karenanya, Penerbit harus menghindari pandangan subyektif terhadap sosok pejuang yang berwatak keras seperti Mang Ihin ini. Catatan perjalanan perjuangan Mang Ihin ini, selain sebagai bahan berharga untuk parapembaca melakukan refleksi diri, juga dapat dijadikan bekal untuk memaknai warna-warni nilai-nilai kebangsaan dan kenegaraan yang hidup dan berkembang di empat zaman tersebut. Pergulatan batin dan pergulatan intelektual seorang anak bangsa tentu saja memiliki konsekwensi yang harus ditanggungnya: Ia bisa relevan dengan tuntutan zaman tapi bisa juga melahirkan sejumlah gesekan sebab realitas kadang tidak sinkron dengan kemestiannya. Pergulatan batin dan pergulatan intelektual inilah yang menjadi kawah candradimuka bagi seseorang untuk menjadi matang di dalam bersikap dan bertindak. Bentangan nilai-nilai perjuangan yang ditorehkan Mang Ihin, oleh Penerbit, dijadikan semacam anak panah yang dilesakan untuk membangunkan kita bersama agar tetap optimis menatap masa depan bangsa ini dan tetap semangat untuk berkarya di hari ini. Ini adalah ihtiar Penerbit untuk mengormati langkah demi langkah yang telah dilakukan oleh Mang Ihin, dan ihtiar Penerbit, walau pun sederhana, untuk menggairahkan dunia literasi sehingga apa yang diperjuangkan oleh Mang Ihin, tidak berhenti di tataran dongeng tapi diikat di dalam bentuk tulisan sehingga dapat diwariskan ke genarasi selanjutnya. Selamat
membaca! [Ukuran 15 x 23 ; Kertas HVS, Isi hitam putih].

Penulis
Beli buku ini?
Subtotal:

Rp192.000

FREEONGKIR

Masukan kode promo tersebut saat checkout