MODEL KETAHANAN PANGAN : Kasus Petani Terdampak Banjir di Jawa Barat

MODEL KETAHANAN PANGAN : Kasus Petani Terdampak Banjir di Jawa Barat
Buku MODEL KETAHANAN PANGAN: Kasus Petani Terdampak Banjir di Jawa Barat mengkaji secara mendalam bagaimana bencana banjir memengaruhi keberlanjutan sistem pertanian dan ketahanan pangan di tingkat lokal, khususnya pada komunitas petani di wilayah rawan banjir di Jawa Barat. Banjir tidak hanya menyebabkan gagal panen dan kerugian ekonomi, tetapi juga melemahkan akses petani terhadap pangan, sarana produksi, serta memperbesar kerentanan sosial dan ekonomi rumah tangga tani. Melalui pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan konsep adaptasi, resiliensi, dan pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable agricultural development), buku ini menyusun sebuah model ketahanan pangan yang kontekstual, sistematis, dan aplikatif. Penulis menganalisis tingkat kerentanan agroekosistem, pola kerusakan lahan pertanian akibat banjir, serta strategi adaptasi petani dalam menghadapi ketidakpastian iklim, seperti perubahan pola tanam, diversifikasi usaha tani, dan pengelolaan air berbasis kearifan lokal. Selain itu, buku ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas resiliensi melalui dukungan kelembagaan, akses terhadap teknologi pertanian adaptif, sistem peringatan dini, serta kebijakan pemerintah daerah yang responsif terhadap risiko bencana. Semua elemen tersebut dirangkai dalam sebuah model ketahanan pangan yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability) jangka panjang. Buku ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi referensi praktis bagi akademisi, mahasiswa, praktisi pembangunan, dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi ketahanan pangan berbasis mitigasi, adaptasi, dan resiliensi di wilayah rawan bencana.
- ISBN
- Kategori
- Tahun
- Penerbit
- Bahasa

