Partisipasi publik dalam pembangunan dan demokratisasi di era digital

Partisipasi publik dalam pembangunan dan demokratisasi di era digital
Bunga rampai yang berjudul “Partisipasi Publik dalam Pembangunan dan Demokratisasi di Era Digital” mencakup empat bab yang merupakan topik besar dari beragam hasil penelitian di berbagai tempat atau konteks serta menggunakan beragam metode. Bab pertama memuat beragam tulisan yang mengelaborasi dinamika penggunaan media digital. Tulisan pertama mengangkat topik tentang anak dan penggunaan media sosial. Secara detil tulisan ini mengelaborasi penggunaan media sosial oleh anak-anak dan beberapa dampak negative yang perlu kita sadari dan antisipasi. Tulisan kedua menggunkan metode analisis wacana kritis dalam upaya membangun kesadaran kita tentang komodifikasi kedukaan dalam lagu yang berjudul ‘Gala Bunga Matahari’ dilakukan melalui media sosial TikTok. Tulisan selanjutnya mengangkat penggunaan komunikasi digital dalam gerakan perubahan sosial. Melalui studi kasus tulisan memaparkan pemanfaatan aku instagramn dalam menyuskseskan sebuah program Pendidikan di Papua, Bab pertama ditutp dengan tulisan tentang analisis kepuasan pengguna media digital terhadap pemanfaatan voice assistant yang merupakan proses penting dalam melakukan evaluasi terhadap manfaat media digital. Bab kedua buku ini, memuat tulisan yang menyoroti fenemona penggunan media digital oleh dan untuk perempuan. Tulisan ini mengungkap penggunaan media digital oleh perempuan di beragam komunitas seperti perempuan gamers, komunitas ibu-ibu aktivis perempuan, jurnalis perempuan, dan juga kritik terkait penggunaan film dalam melakukan konstruksi kecantikan dan tubuh perempuan. Beragam tulisan ini membangun pemahaman tentang penggunaan media digital, dan beragam peluang sekaligus tantangan yang harus dihadapi kaum perempuan. Bab ketiga buku ini mengelaborasi kaitan antara media, masyarakat, serta dinamika perubahan sosial dan budaya. Tulisan pertama dalam bab ini menyoroti peran komunitas berbasis religi dalam pembentukan identitas anak muda Kristen. Tulisan selanjutnya beralih ke ranah komunikasi politik digital dengan menggunakan metode netnografi untuk membedah persepsi masyarakat terhadap citra politik Gibran Rakabuming melalui program ‘Lapor Mas Wapres’ di media sosial Instagram. Tidak hanya terpaku pada ruang siber, bab ini juga menyajikan tulisan yang mengkaji aspek sosiologis di tingkat akar rumput, khususnya mengenai keyakinan masyarakat terhadap pelaksanaan program pembangunan desa di wilayah Deli Serdang, Sumatera Utara. Bab ketiga ini kemudian ditutup dengan tulisan yang memaparkan strategi komunikasi dalam upaya mempertahankan keberadaan Batik Tulis Sukapura sebagai warisan budaya lokal. Rangkaian tulisan ini memberikan gambaran tentang bagaimana media dan komunikasi menjadi instrumen penting, baik dalam kontestasi politik, pembangunan fisik, maupun pelestarian identitas budaya. Bab keempat sekaligus bab penutup buku ini, memuat tulisan yang menyoroti fenomena manajemen krisis dan komunikasi dalam beragam konteks organisasi maupun institusi. Tulisan pertama mengelaborasi peran employee relations Humas PT Perkebunan Nusantara XI dalam upaya mencegah krisis kepercayaan diri karyawan di lingkungan kerja. Selanjutnya, tulisan kedua mengkaji strategi komunikasi krisis yang dilakukan dalam menghadapi kontroversi publik terkait penetapan gelar doktor di Universitas Indonesia. Dinamika manajemen krisis juga dipaparkan melalui studi kasus Humas Pemkab Lombok Tengah dalam menangani isu-isu strategis di kawasan wisata Kuta Mandalika. Bab ini diakhiri dengan tulisan mengenai manajemen komunikasi pada lembaga filantropi Islam, Dompet Dhuafa, melalui pendekatan Creating Shared Value. Rangkaian tulisan dalam bab penutup ini memberikan perspektif mendalam mengenai pentingnya tata kelola komunikasi yang strategis dalam memitigasi krisis dan membangun nilai bersama di berbagai sektor masyarakat. Demikianlah sekilas paparan tentang isi buku ini, semoga dapat memberi gambaran awal bagi para pembaca.
- ISBN
- Kategori
- Tahun
- Penerbit
- Bahasa

