
Sejarah Subang
Buku ini menyajikan rekonstruksi sejarah Kabupaten Subang secara komprehensif, dari periode prasejarah hingga tahun 2025, dengan pendekatan multidisiplin yang memadukan arkeologi, sejarah, dan kajian budaya. Pembahasan diawali dengan kajian geografis dan paleoantropologis mengenai perubahan garis pantai utara Jawa Barat serta posisi Subang dalam jalur migrasi purba dan Austronesia. Sungai Ciasem diidentifikasi sebagai urat nadi perkembangan budaya awal, didukung oleh sebaran tinggalan arkeologis di berbagai penjuru wilayah. Pada periode awal, buku ini mengulas pengaruh Kerajaan Tarumanegara dan Kerajaan Sunda, proses islamisasi, serta berdirinya Pamanoekan en Tjiassemlanden sebagai entitas administratif kolonial. Memasuki abad ke-20, dibahas dinamika reformasi pemerintahan, pembangunan infrastruktur, Kapitulasi Kalijati sebagai peristiwa bersejarah berskala internasional, hingga masa pendudukan Jepang.
Periode pasca-kemerdekaan (1945–2025) mencakup perjuangan revolusi fisik, dampak peristiwa G30S, perkembangan ekonomi-sosial-budaya, serta rekam jejak kepemimpinan para Bupati Subang. Buku ini ditutup dengan refleksi edukatif mengenai nilai-nilai warisan sejarah dan budaya Subang sebagai landasan pendidikan karakter generasi muda.
Secara keseluruhan, buku ini berfungsi sekaligus sebagai dokumentasi historis dan sumber rujukan strategis bagi pengembangan identitas daerah serta pembinaan kesadaran sejarah masyarakat Kabupaten Subang.
- ISBN
- Tahun
- Penerbit
- Bahasa

